Ramadhan dan Kemerdekaan

Besok, hari Selasa tanggal 17 Agustus 2010 bertepatan dengan tanggal 7 Ramadhan tahun 1431 H, bangsa Indonesia akan merayakan hari kemerdekaannya yang ke-65. Kebermaknaan yang paling mendalam akan dirasakan seandainya hari dan tanggal perayaan ini sama dengan 65 tahun yang lalu, yaitu hari Jum’at, tanggal 17 Ramadhan.

Sebagai bangsa yang terdiri dari individu-individu, pribadi-pribadi manusia setidaknya kita mempunyai dua komponen yaitu jasmani dan ruhani, walaupun almarhum Nurkholis Majid menyatakan bahwa dalam diri manusia itu terdapat tiga komponen, yaitu jasmani, nafsani, dan ruhani. Yang terakhir ini, menurutnya, yang membedakan antara manusia dan hewan.

Terlapas dari itu, kalau kita merujuk pada pendapat mayoritas bahwa komponen diri kita itu terdiri dari jasmani dan ruhani (include di dalamnya nafsani), kemerdekaan akan mengandung arti terbebasnya diri dari belenggu jasmani dan belenggu ruhani. Lantas apa yang dimaksud belenggu jasmani dan ruhani itu???

Belenggu jasmani adalah  belenggu-belenggu yang bersifat materil, konkrit, yaitu penjara, hidup di bawah kendali, telunjuk, bayang-bayang orang lain, tidak dapat bergerak bebas secara jasmani, sedangkan yang dimaksud dengan belenggu ruhani adalah belenggu yang bersifat ruhaniah yaitu rantai-rantai hawa nafsu yang dibuat oleh setan, sehingga manusia terkungkung oleh hawa nafsunya dan hidupnya berada dalam kendali dan keinginan hawa nafsunya yang cenderung untuk berbuat jahat. Alloh swt. Berfirman :

Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan… Q.S. Yusuf: 53

Dari situ, macam manusia akan terbagi ke dalam empat golongan, yaitu :

Pertama, Mereka yang terbebas baik dari belenggu jasmani maupun belenggu ruhani. Manusia seperti ini adalah manusia yang paripurna, ia hidup bebas di alam tetapi ruhnya juga terbebas dari hawa nafsu dunia. Ia dapat melepaskan diri kungkungan hawa nafsu yang mendorongnya untuk korupsi, mencuri, berzina, mengumpat, mencela, menghina dan lain-lain kejahatan. Para sahabat, para ulama, pedagang yang jujur, hakim yang jujur, pemimpin yang amanah dsb mereka adalah contoh orang-orang yang terbebas baik dari belenggu jasmani maupun belenggu ruhani.  

Kedua, Manusia yang secara jasmani terbelenggu tetapi ruhaninya bebas merdeka, terlepas dari belenggu-belenggu ruhani. Mereka adalah para pejuang-pejuang kemerdekaan yang tertangkap oleh penjajah dan tetap menjadi pejuang, tidak tergiur oleh tawaran-tawaran harta, tahta, dan wanita dari penjajah. Selogan yang ada pada mereka hanyalah satu MERDEKA  atau MATI.. ALLAHU AKBAR.

Ketiga, Manusia yang secara jasmani ia bebas tetapi ruhaninya terbelenggu, mereka adalah para pengkhianat bangsa. Sekarang mereka menikmati hasil kemerdekaan, kekayaan alam Indonesia yang melimpah ruah dihabiskannya dengan semena-mena, sebagian dijual ke bangsa asing, dan mereka bebas sekehendak hatinya, berpoya-poya menghabiskan uang rakyat yang berhasil dicurinya tetapi tanpa disadari pada waktu yang bersamaan ia terbelenggu oleh hawa nafsunya sendiri dan sulit sekali melepaskan diri darinya.

Keempat, Kelompok manusia yang paling merugi yaitu jasmani dan ruhaninya terbelenggu. Ia hidup pas-pasan bahkan berada dalam penjara jasmani tetapi ia tidak mau beribadah kepada Tuhannya, susah sekali bagi mereka melepaskan diri dari belenggu-belenggu hawa nafsu yaitu perasaan malas yang senantiasa melilit sekujur tubuhnya.

Ramadhan adalah model tarbiyah ilahiyah. Tujuan akhir dari tarbiyah ini adalah terbentuknya manusia-manusia yang taqwa yang dapat membebaskan dirinya dari ranjau-ranjau yang dibuat oleh Setan. Bahkan sebaliknya manusia-manusia seperti ini akan membuat setan tidak berdaya dan terbelenggu.

Mudah-mudahan kita termasuk golongan orang-orang yang bertaqwa. Ya Alloh, berilah kami kekuatan sehingga kami dapat melepaskan diri dari belenggu-belenggu hawa nafsu. Amien.

Tinggalkan komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>