Kesiswaan & Osis

MUQODIMAH

Menyadari minimnya prestasi siswa di bidang akademis, maka perlu diselenggarakan kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler sebagai penunjang intrakurikuler. Kegiatan ektrakurikuler ini merupakan kegiatan belajar yang dilakukan di luar jam pelajaran tatap muk.giatan-kegiatan ini dapat dilaksanakan di sekolah atau di luar sekolah dengan tujuan :

  1. Untuk memperluas wawasan atau kompetensi tertentu pada siswa,
  2. Untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan siswa sebagai realisasi dari materi yang telah dipelajari di berbagai mata pelajaran.

Disamping itu, kegiatan ekstrakurikuler/ pengembangan diri di MA. Al Huda memiliki tujuan khusus diantaranya untuk :

  1. Memanfaatkan usaha pendidikan di sekolah dimana materinya belum tertampung dalam kurikulum.
  2. Meningkatkan dan memantapkan pengetahuan siswa.
  3. Mengembangkan bakat, minat, kemampuan, dan keterampilan siswa dalam upaya pembinaan pribadi.
  4. Memperluas wawasan siswa.
  5. Membiasakan keterampilan dan perilaku tertentu.
  6. Melatih kemandirian, kepemimpinan, dan rasa kesetiakawanan sosial.
  7. Memupuk rasa kebangsaan dan cinta tanah air.

Kegiatan ekstrakurikuler/ pengembangan diri di MA. Al Huda mengacu kepada Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 125/U/2002 tentang Kalender Pendidikan dan Jam Belajat Efektif di Sekolah, Bab V pasal 9 ayat 2 : “Pada tengah semester 1 dam 2 sekolah melakukan kegiatan olah raga dan seni (Porseni), karyawisata, lomba kreativitas, siswa dalam rangka mengembangkan pendidikan anak seutuhnya. Di bagian lampirannya dijelaskan : “Liburan sekolah atau madrasah selama bulan Romadlon diisi dan dimanfaatkan untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang diarahkan pada peningkatan akhlaq mulia, pemahaman, pendalaman dan amaliah agama termasuk kegiatan ekstrakurikuler lainnya yang bermuatan moral”.

Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler diarahkan untuk mendapatkan pengalaman langsung, pengembangan diri, atau kecakapan hidup (life skill) agar mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjaga keseimbangan antara penguasaan teori dan praktik, pembiasaan perilaku dan keterampilan dalam kehidupan, terutama untuk menghasilkan sikap dan perilaku yang berbudi pekerti luhur.

JENIS KEGIATAN

Kegiatan ekstrakurikuler yaitu kegiatan yang dilakukan sebagai pengembangan materi mata pelajaran. Kegiatan ekstramural adalah kegiatan yang dilakukan sebagai wahana pengembangan diri (bakat dan minat) dan potensi siswa yang secara tidak langsung menunjang mata pelajaran.

  1. Ekstrakurikuler yang menunjang mata pelajaran secara langsung:
    1. Pembelajaran untuk program perbaikan (Remidial Teaching)
    2. Pembelajaran untuk pengayaan (Enrichment Teaching) : Latihan Karawitan, Latihan Nasyid, , Kelompok Belajar Matematik , Tray Out.
    3. Klinik mata pelajaran
  2. Ekstrakurikuler/ Pengembangan diri di luar tindak lanjut penilaian
    1. Kegiatan peningkatan Ketaqwaan : Kegiatan Sholat Jumat Siswa MA Al-Huda (di Mesjid Nurul Huda  ), Kelas Da’wah Selasa, Kegiatan ROHIS
    2. Kegiatan pengenalan Kehidupan berbangsa, bernegara, bermasyarakat : Upacara/ Bae’at Senin Pagi, Kegiatan PRAMUKA, kegiatan PASKIBRA, Kegiatan ALFA
    3. Kegiatan pembinaan kepribadian : Pabinihan  ( Pagi Bersih Indah Inisiatif Kehadiran ), Kegiatan Nengok yang kena musibah/sakit.
    4. Kegiatan pembinaan organisasi dan kepemimpinan : Kegiatan LDK, Kegiatan Pemilihan Ketua OSIS
    5. Kegiatan pembinaan Keterampilan dan kewiraswastaan : Kegiatan ALHUDA TECH, Kegiatan MADING..
    6. Kegiatan pembinaan Kesegaran Jasmani dan daya kreasi : Kegiatan AFC & Putsal, Kegiatan PETUAH, Rafling, Hiking,  Bela diri
    7. Kegiatan pembinaan Persepsi, apresiasi, dan kreasi seni : Kegiatan latihan karawitan Al-Huda, Kegiatan latihan Nasyid, Kegiatan Al Huda Art Worker
    8. Kegiatan pembinaan kebersihan lingkungan sekolah : Kegiatan SALIH ( Santri Lingkungan Hidup), Jumat Bersih, Bantaran sungai bersih.
  3. Kegiatan Ekstramural
    1. Program Keagamaan : Pesantren Romadlon untuk siswa Diniyah, Kelompok Magang Mengajar di Madrasah Diniyah,
    2. Pelatihan profesional : Pelatihan Kerajinan Tangan, Pelatihan Menjahit
    3. Organisasi Siswa : OSIS, PRAMUKA, ALFA,
    4. Rekreasi dan mengisi waktu luang : Karya wisata ke Museum
    5. Kegiatan Kultural : Kegiatan PENSI, PORSENI tingkat sekolah dan tingkat KKM, Mengikuti Kegiatan lomba Seni Budaya
    6. Program Perkemahan : Perkemahan Pramuka,
    7. Program Live-in-Exposure : Kegiatan Perkemahan Sosialisasi/Promosi MA Al-Huda

MEKANISME KEGIATAN

Ektrakurikuler merupakan usaha dalam pendidikan yang dilaksanakan untuk membimbing siswa dalam lingkup lembaga keluarga, sekolah dan masyarakat sebagai tripusat pendidikan.

Kegiatan ekstrakurikuler berwawasan budi pekerti/ahlaq berupaya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Dalam memadukan peran sekolah dan masyarakat kegiatan ekstrakurikuler mengoptimalkan kemampuan yang ada dan mengapresiasi persepsi masyarakat.

Program kegiatan ekstrakurikuler MA Al-Huda menyajikan instrumen kegiatan :

  1. Pemetaan Kompetensi
  2. Prota Tahun ajaran 2010-2011
    1. Pemetaan Nilai Kompetensi
    2. Promes
    3. Silabus Kegiatan Ekstrakurikuler
    4. Rencana Pelaksanaan Kegiatan
    5. Penilaian

ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS)

Setiap sekolah harus memiliki organisasi kesiswaan yaitu OSIS, (Organisasi Siswa Intra Sekolah). Secara organisatoris OSIS adalah satu-satunya wadah organisasi di sekolah, oleh karena itu setiap sekolah wajib membentuknya. Organisasi ini merupakan salh satu jalur pembinaan kesiswaan di sekolah yang diatur dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No: 0461/U/1984 tentang pembinaan Kesiswaan dan Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah No:226/C/Kep/O/1992.

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) ini merupakan tempat atau wadah untuk mengembangkan potensi peserta didik, memfasilitasi  berbagai kegiatan para peserta didik dalam membina minat, bakat, mengembankan potensi dan berbagai skill dari mereka. Melalui wadah ini terjadi proses pendewasaan diri secara emosional, karena mereka dapat melakukan kegiatan dialog, diskusi, berlatih berorganisasi dengan baik sehingga kebijakan sekolah menjadi hidup.

Melalui kegiatan organisasi kesiswaan juga dapat mengembangkan dan memfungsikan otak kiri dan otak kanan, dengan kata lain terjadi keseimbangan antara logika dan seni serta keseimbangan perkembangannya. Siswa tidak hanya dituntut meningkatkan kemampuan di bidang akademik semata, tetapi juga harus mereka mengembangkan dan mendewsakan diri secara emosional. Program-program OSIS yang di Implementasikan dalam bentuk kegiatan kokulikuler baik dalam sekolah maupun luar sekolah.

kegiatan tersebut mempunyai manfaat terhadap pengembangan dan pembinaan potensi yang ada dalam diri mereka. Bila kegiatan itu dilakukan dengan baik, terencana akan berdampak positif bagi perkembangan pribadi siswa, serta dampak lain dapat menanggulangi kenakalan pelajar.