Tadabbur qs al-mulk: 2

Salah satu fenomena kekuasaan dan pengetahuan Allah swt adalah firman-Nya: “Yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kalian siapa di antara kalian yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa Maha Pengampun.” (Qs al-mulk: 2).
Allah swt menciptakan dan menetapkan kematian dan kehidupan sejak azali. Dia menciptakan manusia dengan memberi mereka potensi akal untuk memahami taklif dan melaksanakannya, dan untuk berinteraksi dengan mereka sebagai penguji amalan mereka, lalu Dia membalas amalan mereka, serta untuk mengetahui siapa yang paling taat, paling ikhlas karena-Nya, dan paling baik amalnya. Dia-lah Yang Mahakuat, Mahaunggul, Mahakuasa, tak terkalahkan dan tak dapat dilemahkan oleh siapapun, sering mengampuni, menutupi dosa-dosa orang-orang yang bertaubat dan kembali kepada-Nya setelah mereka bermaksiat dan menentang-Nya. Selain itu, Dia Maha Perkasa, Maha Pengampun, Maha Penyayang, dan Maha Pemaaf, sebagaimana firman-Nya: “Kabarkanlah kepada para hamba-Ku bahwa Aku-lah Yang Maha Pengampun Maha Penyayang. Dan sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih.” (Qs al-hijr: 49-50).
Ayat ini menunjukkan bahwa kematian itu ada karena ia diciptakan. Maut adalah terputusnya hubungan ruh dengan raga, sedangkan hayat adalah tersambungnya ruh dengan raga. Tujuan pengujian adalah untuk melihat siapa yang terbaik amalnya.
(Tafsir al-munir lisyaikh wahbah zuhaili, jilid 15, hal. 10).

Tinggalkan komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>